Tulis & Tekan Enter
Logo

Kapolri: TNI-Polri Punya Tim Khusus Kejar Pihak yang Ingin Papua Rusuh

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkoordinasi dengan Menteri PUPR, Menteri Sosial, dan gubernur setempat agar ricuh di Papua tidak terulang kembali. Tito juga membentuk tim khusus TNI-Polri untuk mencegah pihak yang ingin rusuh.

“Pak Menteri PUPR dan Menteri Sosial juga sudah kita komunikasikan karena pascademo anarkis ini sudah ditangani maka ada langkah lanjutan agar tidak terulang kembali,” kata Tito kepada wartawan di Lanud Silas Papare, Sentani, Papua, Rabu (4/9/2019).

Tito mengatakan diskusi bersama Panglima TNI Hadi Tjahjanto dan Gubernur Papua Lukas Enembe juga sudah dilakukan. Hasilnya Lukas memastikan kepada tokoh-tokoh Papua agar berhenti melakukan demo.

Tito juga telah mengeluarkan maklumat kepada Kapolda Papua Barat dan Kapolda Papua untuk melarang adanya demo yang berpotensi ricuh. Ia mengungkapkan ada hal-hal yang harus diperhatikan jika ingin berunjuk rasa.

“Ada 4 hal itu nggak boleh (saat unjuk rasa), satu ganggu ketertiban publik, dua mengganggu hak asasi orang lain, ketiga harus indahkan etika dan moral, keempat harus memelihara persatuan kesatuan bangsa. Kalau ada 4 ini potensi untuk dilanggar maka saya perintahkan dan keluarkan maklumat ke kapolda untuk larang demonstrasi yang ada potensi langgar 4 itu,” ujar Tito.

Selain itu, Tito dan jajarannya juga melakukan langkah rekonsiliasi dengan paguyuban-paguyuban yang ada di Papua. Dia juga mengupayakan dialog dengan tokoh-tokoh adat dan warga asli.

“Kita minta masyarakat paguyuban tahan diri jangan lakukan langkah main hakim sendiri, karena kita akan tegakkan hukum juga sama posisinya. Kemudian dialog dengan warga lokal dengan warga asli perlu dilakukan dengan libatkan tokoh-tokoh adat. Pak Gubernur juga janji akan bicara dengan kepala kepala suku, pak wali kota juga tolong bantuannya dan kita dari TNI-Polri juga akan gerak untuk berbicara supaya tidak lakukan aksi-aksi kekerasan lagi,” ujar Tito.

Selain itu, Tito menyebut ada tim khusus gabungan TNI-Polri yang juga dibentuk untuk menangani pihak yang hanya ingin rusuh. Menurutnya, tim itu dibentuk untuk menangkap pihak yang ingin mengacaukan Papua.

“Untuk pihak-pihak tertentu yang inginnya rusuh kami juga punya tim khusus, dari Mabes Polri gabungan dengan Polda, Kodam, BIN dan lain-lain kita sudah bentuk tim khusus. Mereka-mereka yang akan terus provokasi, kita dengar mereka inginnya akan terus, kita akan kejar dan tangkap mereka. Kita nggak mau Jayapura dikacaukan mereka karena nggak semua masyarakat Papua setuju dengan mereka,” tegas Tito.



Dipost Oleh Conde Magelang

Portal Resmi Tribrata News Humas Polres Magelang Kota

Tinggalkan Komentar